budapestbang.com merupakan situs pemberi informasi tentang travel, rumah minimalis, tips, masakan, otomotif dan masi banyak lainnya.

Wednesday, December 4, 2019

Agar Awet, Kenali 4 Faktor yang Pengaruhi Kualitas Printing Baju Ini


Cara merawat baju sering dianggap sebagai faktor utama yang mempengaruhi kualitas hasil cetak baju. Namun, faktor ini ternyata tak selalu berefek pada bagusnya kualitas baju. Ada sebagian orang yang sudah merawat bajunya dengan sebaik mungkin, namun hasil cetaknya tetap tak bisa bertahan lama. Kualitas baju hasil printing sendiri bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini.

Agar Awet, Kenali 4 Faktor yang Pengaruhi Kualitas Printing Baju Ini

1.   Teknik Sablon atau Printing yang Digunakan
Saat ini, ada beragam teknik yang digunakan untuk mencetak desain pada baju. Nah, tiap teknik ini punya kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Misalnya, hasil cetakan teknik manual terbilang tahan lama, namun masa pengerjaannya lama. Berbeda dengan hasil cetak menggunakan teknik digital printing yang bisa cepat pudar, karena buruknya kualitas transfer paper yang digunakan.  

2.   Tinta Cetak yang Digunakan
Kualitas tinta cetak yang digunakan akan sangat berpengaruh pada kualitas cetakan desain pada baju. Bagusnya kualitas tinta cetak yang digunakan bisa dilihat dari hasil cetaknya yang bersih, warnanya yang tajam, serta tak terdapat bintik-bintik atau pun goresan. Pemilihan tinta cetak yang tepat ini pun akan sangat bergantung pada bahan dan juga warna baju, serta teknik yang digunakan.

Jika tinta yang dipilih tidak disesuaikan dengan bahan baju, bisa jadi nanti tinta tidak bisa meresap dengan baik di permukaan baju. Tinta pun juga berisiko lebih cepat pudar atau pun warnanya terlihat kurang tajam. Hal penting lainnya, beda teknik maka beda pula tinta yang digunakan. Misalnya, teknik manual biasanya menggunakan tinta plastisol, glow in the dark, Rubber dan discharge.

3.   Bahan Baju
Kualitas hasil cetakan desain di permukaan baju juga sangat ditentukan oleh bahan baju tersebut. Makanya, jangan sembarangan saja menyodorkan baju pada penyedia jasa percetakan baju ini, karena bisa jadi nantinya Anda tak puas dengan hasil cetakannya tersebut. Ada beberapa bahan baju yang cocok dicetak menggunakan teknik cetak tertentu, begitu pun dengan tinta yang digunakan.

Salah satu bahan baju yang sering direkomendasikan untuk dijadikan media percetakan adalah cotton combed. Bahan yang dikenal memiliki tekstur lembut ini dianggap mudah untuk menyerap tinta sablon. Alhasil, tinta pun menjadi lebih cepat kering dan bisa bertahan untuk waktu yang lama. Selain cotton combed, Anda juga bisa menggunakan baju berbahan spandex, supima, dan lainnya.

4.   Proses Pencetakan Desain
Proses sablon atau pencetakan desain pada permukaan baju juga akan mempengaruhi kualitas hasilnya nanti. Proses yang dilakukan secara terburu-buru dan ingin cepat diselesaikan begitu saja, dapat membuat tinta tak kering dengan sempurna. Alhasil, tinta yang masih agak basah tersebut bisa menempel ke baju atau benda lain, sehingga mengurangi kesempurnaan hasilnya.

Tahan lamanya hasil printing baju tak selamanya dipengaruhi oleh bagaimana cara Anda merawatnya. Banyak hasil printing yang memang kurang kualitasnya, disebabkan karena proses printing yang tak sempurna, serta pemilihan bahan baju dan tinta yang kurang pas. Maka dari itu, sebelum mencetak baju lebih baik sesuaikan dulu semua faktor yang mempengaruhi kualitasnya tersebut.

No comments:

Post a Comment